Rupture and Repair


Merusak dan memperbaiki. Sebetulnya ini dibahas di bagian awal sekali buku ini. Tapi entah bagaimana aku ingin bercerita tentangnya saat ini, setelah aku membaca separuh bukunya, dan ya bahkan bukunya belum selesai aku baca semua.

Tapi “Rupture and Repair” ini terus berputar dikepalaku meminta untuk kutumpahkan. 

Mimpi

Beberapa hari lalu, aku mendengarkan sebuah podcast sambil bekerja. Nama podcastnya “Suara Berkelas” dengan Dee Lestari – seorang penulis, sebagai narasumbernya. Ada dua poin yang cukup menarik bagiku dari podcast ini. Yang pertama adalah perihal mimpi. Katanya, jika waktu bisa diputar kembali mereka ingin bertanya pada ibu mereka apa mimpinya di waktu muda.

Love Yourself

Setelah lebih dari satu tahun menahan diri tidak ke toko buku, akhirnya akhir tahun kemarin aku pergi juga. Seperti yang pernah aku katakan sebelumnya, bagiku buku adalah teman, untuk merasa dinasihati, untuk merasa dimengerti, juga untuk mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi dalam diri. Karena untuk beberapa hal, ada masanya kita bahkan tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi pada diri kita, dan harus bagaimana. 

Cukup

Tahun baru yang lalu, kami camping di pinggir pantai Indramayu. Tidur ditemani riuh ombak yang bersahutan, yang datang bersamaan dengan semilir angin yang menghanyutkan. Seingatku, langitnya juga indah, cerah, dihiasi bintang-gemintang yang berkerlap-kerlip. Aku suka malam itu.